Merevisi UU Nomor 30 Tahun 2002, Yusril: KPK Bisa Dibubarkan !

Beritauntukanda – Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengibaratkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) yang dibuat pada era Orde Baru oleh Presiden Soeharto‎. Dimana KPK, kata Yursil, bisa saja dibubarkan sama seperti Kopkamtib.

Dijelaskan Yusril, Kopkamtib saat itu dibentuk agar dapat mengatasi masalah keamanan di tengah situasi negara yang sedang stabilitasnya sudah kritis.

Presiden Soeharto memberikan kewenangan luar biasa pada institusi ini. Kopkamtib bahkan bisa menangkap seseorang yang dianggap membahayakan negara. Namun institusi tersebut tidak permanen dan akhirnya dibubarkan karena desakan masyarakat.

Baca juga: Minta Jokowi Stop Kasus Pornografi Rizieq Shihab, Yusril: Kita Harus Menghormati Ulama

manis77.com

idrkasino.com

“Dulu Presiden Soeharto membentuk Kopkamtib karena pasca G30S/PKI untuk memperkuat kepolisian. Tapi ketika sudah aman, maka Presiden membubarkan Kopkamtib,” kata Yusril di gedung DPR, Senin (10/7).

Merevisi UU Nomor 30 Tahun 2002, KPK Bisa Dibubarkan

Yusril mengatakan, hal ini dapat disamakan seperti KPK yang saat dibentuk juga bertujuan untuk memperkuat kepolisian dan kejaksaan. Sehingga, lanjutnya, ketika dalam waktu tertentu tindak kejahatan korupsi sudah dapat diatasi, maka peran KPK bisa dikembalikan ke Polri dan Kejaksaan.

“Jadi KPK bisa dibubarkan, dan itu terserah DPR dan pemerintah,” ‎tandasnya.

Yusril mengungkapkan, cara membubarkan KPK adalah dengan merevisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi yang disusun DPR dan pemerintah.

“Karena ini dibentuk dari undang-undang, DPR dan presiden, ya silakan. Saya tidak masuk ke situ,” Yusril seperti dimuat Kantor Berita Politik RMOL.

agen judi online casino idrkasino.com
Facebook Comments