Ponpes di Bogor yang Bakar Bendera RI, Punya Waktu 1 Bulan untuk Angkat Kaki

Beritauntukanda – Pihak pondok pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud akhirnya menyepakati permintaan warga untuk menutup aktivitas pondok usai dilakukan mediasi antara perwakilan warga, tokoh agama, pejabat pemerintah setempat bersama polisi.

Dari hasil mediasi itu disepakati, Ponpes diberi kesempatan menutup kegiatannya dalam jangka waktu satu bulan.

Baca juga: Kapolres Bogor : Warga Marah Besar Bendera Merah Putih Dibakar

“Salah satu hasil pertemuan, Ibnu Mas’ud siap memberhentikan kegiatan pendidikan diberi waktu kesempatan sampai satu bulan ke depan,” ujar Sekretaris Camat Tamansari, Ridwan.

agen judi online domino qiu qiu terpercaya
agen casino online terpercaya

Sementara Kades Sukajaya Wahyudin Sumardi juga menegaskan Ponpes tersebut sudah harus tidak berada lagi di tempat tersebut.

Ponpes di Bogor yang Bakar Bendera RI, Punya Waktu 1 Bulan untuk Angkat Kaki

“Waktu yang berikan oleh Muspika selambat-lambatnya tanggal 17 September 2017 Ponpes Ibnu Mas’ud sudah tidak ada di Desa Sukajaya dan ditolak keberadaanya,” ujar Kades.

Pihak ponpes sendiri enggan berbicara banyak soal insiden ini. Ponpes hanya menyetujui apa yang sudah disepakati untuk tidak melanjutkan kegiatan.

Situs Judi Casino Online Terbaik
Facebook Comments