Mentri Susi Bagikan 4,5 Ton Ikan Hasil Sitaan ke Santri Pondok Gontor

Susi Pudjiastuti
Mentri Susi saat membagikan Ikan di Pondok Gontor

Beritauntukanda – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyerahkan bantuan ikan segar beku sebanyak 4,5 ton ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Minggu (26/11/2016) siang.

Susi Pudjiastuti mengatakan, ikan jenis makarel yang sudah beku dan dikemas itu merupakan hasil sitaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ikan tersebut, kata Susi merupakan hasil tangkapan dari Laut Cina Selatan dan akan diimport secara ilegal.
“Ini ikan makarel dari pasifik. Jadi ini ikan ilegal diimport ke Indonesia, kita tangkap,” kata Susi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network). Dikatakannya, sekitar dua bulan yang lalu, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyita 11 ton ikan segar beku ilegal.
Susi menyebut, ikan jenis makarel itu biasanya di pasaran dijual dengan harga 5-7 dolar per kilogramnya. Ikan segar beku hasil sitaan yang sudah diproses menjadi barang negara itu, kini dibagikan ke beberapa pondok, panti asuhan, serta masyarakat wilayah tengah yang jauh dari laut.
“Sudah dibagi-bagi ke pondok. Di tebu ireng, Jogja, Semarang, Solo, juga wilayah-wilayah tengah yang jauh dari laut,” kata Susi. Susi menyebut, pemberian ikan hasil sitaan ke beberapa daerah, merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan gemar makan ikan di kalangan masyarakat.
Sebelumnya, dalam seminar yang digelar di gedung Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Susi menjeleskan pentingnya mengonsumsi ikan.
“Berdasarkan survei, sepuluh tahun terakhir, satu dari tiga anak yang lahir 2003-2013 di Indonesia lahir kuntet (pendek). Ini survei WHO, serius, bukan statistik, bukan hasil survei tim abal-abal, serius sekali,” kata Susi.
Bagaimana mungkin Indoensia bisa bersaing dengan negara-negara lain, kata Susi, jika sumberdaya manusia di Indonesia tumbuh tidak sehat. 
Dikatakannya, pemerintah memiliki tugas untuk mengkampanyekan gemar makan ikan. Tujuannya, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya anak-anak.
“Setiap bangsa, dalam sepuluh tahun tingginya naik, satu hingga dua sentimeter. Ini Indonesia, malah turun,” katanya.
Pengasuh Pondok Gontor, Kiai Haji Hasan Abudllah Sahal, berterimakasih kepada menteri Susi yang memberi perhatian kepada santri di Pondok Gontor, agar makin gemar makan ikan.
“Saya termasuk suka makan ikan. Kalau saya ke Sulawesi, Aceh,ke Lampung. Saya dikasih makan ikan paling enak paling mahal, Ikan Kerapu. Tapi saya tidak minta bu,” katanya yang kemudian disambut teput tangan dan gelak tawa peserta seminar.
Idrpoker Situs Bandar Poker Online Terbaik
Facebook Comments