Kapolri Tegaskan Tembak Mati Teroris Tidak Melanggar Hukum

Beritauntukanda – Maraknya aksi terorisme yang terjadi di Indonesia saat ini langsung mendapat resepon oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian yang menilai menembak mati teroris adalah bukan hal yang melanggar hukum.

Hal tersebut langsung disampaikan mengenai adanya pro dan kontra kewenangan diskresi dalam menangani kasus terorisme.

Oleh karenanya, Polisi berwenang untuk menembak mati ditempat jika membahayakan anggota pada saat bertugas.

Seperti hal nya yang baru terjadi yaitu penusukan terhadap dua anggota Brimob usai dari masjid Faltehan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada sepekan lalu.

manis77.com

“Sepanjang sudah ancam petugas dan masyarakat, dan itu berbahaya, yang kita tembak bukan kakinya. Kita tembak kepalanya. Yang penting ancaman itu berhenti, bagaimana pun caranya,” tandas dia.

Kapolri Tegaskan Tembak Mati Teroris Tidak Melanggar Hukum

“Pokoknya prinsipnya menghentikan ancaman itu supaya tidak jadi ancaman, bila perlu tembak kepalanya,” ujar Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/7).

Tito mengatakan, aksi diskresi yang dilakukan polisi sudah diatur dalam undang – undang untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan. Jadi jangan segan segan petugas kepolisian untuk menembak mati jika membahayakan petugas dan masyrakat.

agen judi online casino idrkasino.com
Facebook Comments