Hanya Demi Kepentingan Politik, Umat Islam di Adu Domba

Beritauntukanda – Bila sudah terjun ke dunia pilitik, maka akan merubah sifat seseorang. Apa sebab? orang yang dianggap santun dan ramah sekali pun bisa menjadi iblis demi meraih kemenangan, dengan cara licik menghalalkan segala cara.

Mengapa bisa di katakan demikian ? coba lihat saja di masjid, yang seharusnya untuk umat Islam menunaikan ibadah, sudah di nodai dengan aksi politik. Apakah ini pantas? Tentu saja tidak, dikarenakan Masjid tidak ada sangkut paut nya dengan aksi politik dan dengan orang yang membela penista agama, apa sebab? bila memang benar mereka berdosa, maka mereka akan berhitung dosa dan pahala dengan Pencipta Nya masing masing.

Jadi sudah jelas ada aktor politik di belakang yang menunggangi aksi tersebut.

Seperti foto diatas, entah saya yang melihat ada yang aneh di foto tersebut atau mugkin anda juga sependapat, terlihat aneh jika ada pasangan calon no urut tiga dengan gagah nya duduk sambil memegang spanduk bertuliskan MASJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH PENDUKUNG & PEMBELA PENISTA AGAMA. 

Ya sudah jelas, ada dalang di balik spanduk tersebut, berpolitik boleh saja, tapi ingat tidak boleh di kaitkan dengan agama, apalagi harus sampai membuat kenaifan seperti ini. 

Maka dari itu seharusnya politik tidak boleh dicampur adukan dengan agama, ini lah yang akan terjadi. Seharusnya Masjid harus diarahkan kepada peningkatan kualitas muslim. Masjid adalah tempat di mana kita bisa mendiskusikan nilai-nilai progresivitas ekonomi, strategi kebudayaan dan kalau ada politik, juga memang politik yang berkeadaban.

Soal pilihan politik itu adalah soal individu yang sebenarnya kita harusnya menghargai dan menghormati, kita tahu bahwa itu spanduk diarahkan kepada orang yang memilih Basuki Purnama Tjahaja (Ahok), itu tentu akan sangat naif. Karena yang memilih, Ahok kemarin, itu banyak orang Islamnya.

Sebuah strategi yang memalukan, tidak ada cara damai cara curang pun di tempuh. Semua itu demi meraih suara dalam pilkada dan mungkin hanya di Indonesia masuk neraka dan surga di tentukan lewat pilkada.

Untuk itu jangan hanya demi  kepentingan politik umat Islam di adu domba. Jangan sesekali menggunakan agama untuk tameng politik, saat di dunia anda tidak akan merasakannya tapi ingat suatu saat akan ada malaikat pencabut nyawa menjemput dan di sanalah amal dan ibadahmu di timbang. Salam damai ^^.
daftar agen poker online
Facebook Comments