Dulu Narkoba Sekarang Koruptor

Dulu Narkoba Sekarang Koruptor

Filipina memang menjadi negara yang sangat tegas saat ini semenjak di perintah oleh Duterte. Kebijakan kebijakan beringas kerpa menjadi kontroversi di dunia HAM sehingga banyak di kecam oleh dunia. Sebelumnya Duterte membuat perintah untuk menghabisi semua bandar narkoba, dan hasilnya dalam kurun waktu yang singkat ribuan orang menjadi korban karena berhubungan dengan narkoba.
Sesuai dengan kampanye nya sewaktu mencalonkan diri, yaitu akan memberantas narkoba dan juga melawan korupsi, kali ini Duterte berjanji akan menguliti para koruptor, bila mereka tidak segera menghentikan tindakannya itu.
Dia sendiri juga menyatakan tidak akan segan segan walau akan kehilangan kawan dan sahabat. “Saya telah berjanji pada masyarakat. Tolong jangan permalukan saya. Saya tidak ingin ada pemecatan besar-besaran terhadap pekerja pemerintahan, tapi sekali lagi, tolong jangan paksa saya melakukannya.” tuturnya
Duterte mengaku dirinya tidak menyukai suap atau korupsi. Karenanya dia meminta agar anak buahnya menghentikan tindakan tersebut.
“Saya tidak suka suap dan korupsi, terutama yang melibatkan uang yang seharusnya di berikan kepada orang yang membutuhkan, seperti petani.” lanjutnya.
Duterte juga mengancam akan membeberkan nama-nama yang terlibat kasus korupsi sehingga masyarakat tahu dan mereka bisa merasa malu. Duterte juga dengan tegas menyatakan kepada para pebisnis yang ingin meneken kontrak dengan pemerintah, termasuk Kementerian Pertahanan Filipina untuk tidak mengusik.
Dalam upaya membersihkan koruptor, Duterte juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dia menghimbau kepada seluruh rakyat untuk membantunya mengidentifikasi pejabat yang melakukan korupsi. Duterte juga mengaku akan melindungi orang yang melaporkan. “Beri informasi saja kepada saya, anda akan kami jaga.”

Nah bagaimana pendapat kalian sikap Duterte ini yang dulunya memberantas narkoba dengan cara dia dan sekarang ingin menghentikan korupsi di negaranya?
jagadpoker
Facebook Comments