Belum Selesai Kasus Pornografi, Rizieq Kembali Dipolisikan Lantaran Ancam Bakar Pura

Beritauntukanda – Belum rampung dengan kasus dugaan pornografi, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kembali dilaporkan ke polisi. Rizieq kali ini dilaporkan oleh kelompok masyarakat Patriot Garuda Nusantara (PGN) dan Yayasan Sandhi Murti (YSM).

Laporan tersebut sudah diterima pihak Polda Bali, pada Kamis, 8 Juni 2017 siang. Kuasa hukum PGN dan YSM, Tedy Raharjo mengungkapkan, Rizieq dilaporkan ke polisi atas beredarnya video terkait ujaran kebencian pada masyarakat Bali.

“Intinya menyangkut ujaran kebencian pada umat Hindu, di video itu dia menyebut akan mengembalikan orang luar Bali untuk dikembalikan ke Bali dan akan membakar tempat ibadah umat Hindu,” ujar Tedy.

Saat melapor, jelas Tedy, dua kelompok masyarakat itu membawa serta rekaman video dalam bentuk CD. Dalam video tersebut Rizieq sedang berbicara di depan anggota FPI di wilayah Jakarta Timur dengan tema “Sikap Imam Besar FPI Terhadap ISIS”.

AGEN POKER JUDI POKER POKER ONLINE DEWA POKER TEXAS POKER

“Kami sudah serahkan bukti dalam bentuk CD dengan durasi penuh tanpa editan, silakan nanti penyidik melakukan pengembangan,” ujar Tedy.

Rizieq Kembali Dipolisikan Lantaran Ancam Bakar Pura

Ketua LSM PGN, Gus Yadi mengatakan, ujaran kebencian itu menyebar luas di sosial media Youtube. Habib Rizieq dilaporkan lantaran sudah menyebarkan ujaran kebencian tentang ancaman pembakaran Pura sesuai dengan pasal 165 A KUHP.

“Kami melaporkan hal ini karena cukup mengusik toleransi umat di Bali. Habib Rizieq menyebarkan kebencian yang dapat berpengaruh pada toleransi umat di Bali,” ujar Ketua LSM PGN, Gus Yadin didampingi 16 pengacara.

“Ujaran itu seperti melumpuhkan orang-orang di luar bali dan mengembalikan ke Bali menghancurkan pura dan kuil-kuil di Bali. Ini cukup menganggu karena itu bersifat provokatif dan sangat menganggu ketentraman di bali,” tambahnya.

daftar agen poker online
Facebook Comments